Kasi Pidum Kejaksaan Bale Bandung Rully Mutiara Sh. Mh : Tidak Mungkin Positif Nyabu , Bebas Dari Jeratan Hukum

Print

Kasie Pidana umum Kejaksaan Bale Bandung Rully Mutiara SH. MH mengatakan, bahwa siapapun dia, apapun jabatannya, bila benar terbukti melakukan tindak pidana Penyalahgunaan Narkotika, maka orang tersebut tidak mungkin  lepas dari jeratan hukum. Karenanya, Kasi Pidum asal Palembang ini "KAGET BAGAI MENDENGAR SUARA GUNTUR DISIANG BOLONG"  ketika JPU Wignyo Yulianto, SH melaporkan bahwa terdakwa Frengky Aritonang seorang anggota Polisi berpangkat Briptu dari Polres Bandung yang diyakini secara sah dan menyakinkan melakukan tindak pidana Penyalahgunaan Narkotika jenis shabu-shabu sebagaimana di maksud dalam Pasal 112 ayat (1) Sub pasal 127 ayat (1) huruf a, Undang Undang Narkotika Nomor No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika oleh majelis hakim dijatuhi hukuman VONIS BEBAS MURNI.

Versi Lengkap
 

Satgas Dinilai Cuma Politik Pencitraan

Print

Kerja Satgas Pemberantasan Mafia Hukum dinilai hanya sebagai bagian dari politik pencitraan Presiden SBY. Pasalnya, hingga triwulan kedua kinerja mereka, tak ada kinerja yang begitu berarti. Menurut Wakil Koordinator ICW, Emerson Yuntho sejak awal sudah terdapat masalah dasar dalam pembentukan Satgas. Mengapa? Menurut Emerson, sebelum membentuk Satgas, seharusnya Presiden bisa menagih ketegasan kepada Kapolri dan Jaksa Agung ketika institusinya diduga memiliki banyak praktik mafia hukum.

Versi Lengkap
 

Puluhan Pakar dari 22 Negara Bahas Peta Bencana di Indonesia

Print

Puluhan pakar siaga bencana dari 22 negara berkumpul. Mereka dari kalangan pemerintah, LSM, swasta, akademisi dan berbagai elemen lain. Tujuannya membahas kondisi Asia-Pasifik yang rentan bencana termasuk Indonesia. "Penyelenggaraan workshop ini guna berbagi pengalaman terbaik menanggulangi bencana. Indonesia memiliki bukan hanya "laboraorium" bencana, tetapi juga komitmen yang lebih baik menanggulangi kesiapsiagaan bencana," kata kepala badan PBB yang mengurusi soal kemanusiaan Indonesia, Ignacio Leon-Garcia, di sela-sela workshop di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (5/8).

Versi Lengkap
 

Perusahaan Maipark Terima email Ancaman Bom

Print

Gedung Atrium Setiabudi yang terletak di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (5/8) menerima ancaman bom melalui surat elekronik (electronic mail/email) perusahaan asuransi Maipark. Kepala Kepolisian Sektor Setiabudi, Kompol Wayan Gede Ardana, mengatakan bahwa ancaman bom ditujukan untuk Maipark, perusahaan yang bergerak di bidang asuransi .

Versi Lengkap
 

Palangkaraya Potensial untuk Ibu Kota RI

Print

Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, potensial dijadikan ibu kota Indonesia karena dari sisi geopolitik, geologi dan geografis cukup strategis, kata pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Achmad Nurmandi. "Menjadikan Palangkaraya sebagai pengganti Jakarta, secara geopolitik merupakan sebuah usaha distribusi pembangunan yang merata karena selama ini pembangunan infrastrukktur terkonsentrasi di Indonesia bagian barat khususnya Pulau Jawa," katanya di Yogyakarta, Rabu (4/8).

Versi Lengkap
 

ICW tak Ingin Jaksa dan Polisi Ikut Bursa Calon Pimpinan KPK

Print

Peneliti Hukum Indonesia Corruption Watch (ICW) Febri Diansyah mengatakan panitia seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi sebaiknya menghilangkan calon yang berasal dari unsur Kepolisian dan Kejaksaan. "Unsur polisi dan jaksa ditolak saja," kata Febri di Kantor ICW, Rabu (4/8).

Versi Lengkap
 
Berita Sebelumnya...
Page 3 of 44

LAPO (LAnggam POllung)

Ganyang Mafia Berantas KKN

Kasus mafia hukum di bidang pertanahan di DKI sangat banyak dilaporkan ke Satgas Pembe rantasan Mafia Hukum (PMH),.. demikian dijelaskan oleh Sekretaris Satgas PMH, Denny Indrayana,.! Sungguh sangat memprihantikan,.. ternyata, di Ibukota Negara yang tercinta ini, kasus penyerobotan, perampasan hak atas tanah milik rakyat kecil masih saja terjadi, akibatnya sangat jelas,.. bahwa si pemilik tanah yang jadi korban perampasan pasti semakin kere, miskin dan sengsara, sementara si mafia yang merampas dan bia sanya ber-KKN-ria dengan oknum oknum pejabat tertentu, pastilah hidupnya bertambah kaya apalagi kalau tanah itu dibangun jadi tempat usaha, seperti SPBU,.. Mall dll,.. tentu saja mereka akan menerima pemasukan keuntungan minimal jutaan rupiah setiap hari.!

Dengan adanya penjelasan oleh Sekretaris Satgas PMH itu, tentu saja semua pelapor kepada Satgas tersebut sangat berharap bahwa kasus tanahnya akan segera di proses dan diusut tuntas,.! Artinya,.. si mafia pasti akan disikat habis oleh Satgas yang dibentuk oleh Presiden SBY itu,.! Rakyat kecil yang jadi korban perampasan hak atas tanahnya oleh mafia itu sa ngat yakin bahwa Pak SBY benar benar akan melindungi rakyatnya yang jadi korban mafia,.. Yach mafia yang selama ini sangat merajalela bisa mengatur-atur oknum pejabat untuk melampias kan nafsu keserakahannya, kebuas annya dan kemunafikannya.!!

Rakyat kecil yang telah melaporkan kasus tanahnya ke Satgas PMH itu juga sangat berharap agar kasus tersebut bisa diungkap dengan cepat,.. tepat,.. akurat dengan cara segera melakukan pemblokiran dan memasang garis embarkasi di atas tanah yang dilaporkan itu,.. apalagi sudah ada keputusan Pengadilan atas kasus tanah tersebut,.. karena sangatlah ironis kalau ada putusan pengadilan-pun ikut dikangkangi oleh si mafia dan kroni-kroninya,.! Selamat bertugas bapak Satgas,.. Maju Terus,.. Pantang Mundur,.. Ganyang Mafia Berantas KKN !!! - JLS

MAAF,.. untuk sementara waktu : website kami, Batak Center, tidak aktif,.! dalam-artian tidak bisa menyajikan berbagai berita,.. artikel,.. surat pembaca dll. Kami ma sih dalam tahap pembenah an bagian redaksional - sam pai batas waktu yang belum bisa kami tentukan. -
Demikian Untuk Dapat Di maklumi. Terima Kasih
- Js Leo Siagian. -

KURS RUPIAH

3-Sep-2010 / 15:51 WIB
Kurs Jual Beli
USD 9080.00 8930.00
SGD 6751.50 6616.50
HKD 1169.10 1147.80
AUD 8282.65 8110.65
JPY 108.17 105.36
EUR 11669.80 11449.80
sumber: KlikBCA.com

SURAT PEMBACA

Redaksi menerima surat dari pem baca, baik berupa saran, kritik maupun komentar untuk dimuat di rubrik ini. Pengiriman surat dapat disampaikan melalui email kami : jsleo@batakcenter.com - dengan mencantumkan nama jelas dan nomor  NIK - KTP Pengirim.

Tanda-tanda Keruntuhan ?

Kritikan Pong Harjatmo bukan cuma dituju kan kepada DPR - tetapi untuk seluruh aparatur birokrasi pemerintahan - yang ter bukti/ nyata-nyata bahwa mereka itu benar benar tidak siap menjadi Abdi, Pelayan, Pelindung dan Pengayom masyarakat, tapi justru maunya jadi Tuan Besar atau jadi Raja-raja Kecil di bidang/ wilayah tugas nya,.! Akibatnya,.. Bangsa/ Republik ini kian amburadul,.. bobrok dan munafik,.!
Tidak adanya tertib administrasi,.. buktinya surat-surat yang dikirim warga masyarakat, selalu dicueki,.. dibuang,.. dibikin ke tong sampah, tidak pernah dibalas.! Bahkan didemo pun mereka, dianggap sebagai angin lalu saja.! Korupsi kian merajalela,.. tidak adanya disiplin/ etos kerja,.. Pengang guran kian meningkat,.. Harga-harga makin meroket jauh membumbung tinggi,..
Inilah tanda-tanda keruntuhan.! Keruntuhan mental/ moral oknum pejabat birokrasi tentu saja bisa menjadi penyebab runtuhnya bangsa dan negara ini.! Mental dan moral aparat yang benar-benar Pengabdi cuma ada 20%, tapi 80% sisanya bobrok semua,.. Inilah tanda-tanda BENCANA !!!

Pengirim : Rustam Lubis - (Jakarta)

Mohon Diusut Tuntas !!!

Pak Kapolri Yth,.. Ibu Nurhaida Ht Haean, penjual kopi di Pasar Horas Pematang Siantar (P. Siantar), pada tanggal 28/7/10 pukul 3 sore, tiba-tiba ditangkap Polisi di warungnya dengan tuduhan sebagai pen jual togel - tidak ada barang-barang bukti apapun, langsung ditahan di Polres P. Siantar.
Cerita si polisi, ada orang marga Sihombing, pengedar togel selalu ngopi di warungnya itu ! Ibu yang telah 20 tahun buka warung kopi di situ tidak pernah terkait masalah apapun, dia tidak tahu menahu tentang togel, tapi langsung ditangkap,.. dan tragisnya malah si ibu tersebut mau diperas oleh oknum polisi yang menang kapnya !
Kemarin si ibu disuruh menyediakan duit Rp. 10 Juta supaya dia bisa dikeluarkan, tapi si ibu tidak punya duit ! Eh tadi malah turun jadi Rp. 7 Juta, tapi si ibu memang tidak punya duit,.. dan tidak tahu kenapa dia ditangkap ! Ini sangat memalukan dan sangat mencoreng citra Polri.
Mohon supaya info ini dapat diusut dengan baik dan benar. !!! Terima Kasih

Pengirim : Victor Napit - (P. Siantar - Sumut)

Absensi Anggota Dewan

Anggota DPR yang bolos dipotong gajinya,.?! Setuju banget dong,.!! Besarnya potongan gaji itu pun harus tegas,.. misalnya 1/5 untuk 1x bolos,.. berarti kalau 5x bolos dalam 1 bulan maka dia tidak nerima gaji lagi. Hal itu pun harus diberitakan di koran, radio dan tv supaya mereka kapok alias jera,.!
Anggota DPR yang suka bolos itu,.. tidak punya kemampuan untuk membela kepentingan rakyat, tapi cuma sok-sokan saja jadi anggota DPR,.. Iya,.. Tho,.?!

Pengirim : Rico Sijabat - (Cipinang - Jaktim)

KARIKARTUN