Gayus Halomoan Pertahanan Tambunan, tersangka kasus mafia pajak, mengaku memberikan uang 100 ribu dolar Amerika Serikat (AS) untuk penyidik agar dirinya tidak ditahan. Dari cerita Haposan Hutagalung (pengacara Gayus), uang itu untuk Brigjen Pol. Edmon Ilyas (saat itu menjabat sebagai Direktur II Ekonomi Khusus Bareskrim) dan Kombes Pol. Pambudi Pamungkas (saat itu, Kanit II Pajak dan Asuransi Direktorat II Bareskrim), kata Gayus saat menjadi saksi terdakwa AKP Sri Sumartini, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (3/8).
|
|
|
Berita Sebelumnya...
|
|
| Page 4 of 44 |

Bank Indonesia meluruskan berita simpang siur yang selama ini beredar tentang rencana redenominasi rupiah. Gubernur BI terpilih, Darmin Nasution, mengatakan bahwa redenominasi sama sekali berbeda dengan sanering.
Setelah usulan dana aspirasi dan dana desa kandas, kali ini Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kembali menyodorkan proposal program baru untuk membangun “rumah aspirasi”. Kalau disetujui, nantinya tiap anggota akan kebagian jatah Rp 200 juta per tahun. Uang sebanyak itu dianggarkan untuk menyewa kantor di daerah pemilihan masing-masing anggota, menggaji staf dan ongkos operasional selama setahun. Artinya, dikalikan 560 anggota Dewan, seluruh dana yang diperlukan adalah Rp 112 miliar.
Direktorat Narkoba Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya membekuk bandar narkoba asal China bernama Liang Jiang alias Yohanes Budiman alias Aliang yang menyimpan senjata api beserta amunisi peluru. "Tersangka mengedarkan narkoba di diskotik dan tempat hiburan malam di Jakarta," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) Komisaris Besar Polisi Boy Rafli Amar di Jakarta, Sabtu (31/7).
Pong Harjatmo kembali mendapatkan popularitasnya usai melakukan aksi mencoret atap Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Ada kegeraman yang sangat mendalam di hatinya sampai akhirnya ia memutuskan melakukan aksi tersebut. "Semua, semua dari awal, mulai dari kasus lumpur lapindo, kasus Century, kasus Susno, soal tabung gas meledak, sampai ini soal wakil rakyat yang membolos. Sudah tidak bisa dibiarkan," ucap Pong tegas dalam Obrolan Langsat (Obsat) di Jl Langsat, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (30/7).
Pengadilan Negeri Bale Bandung menggelar Sidang Putusan Kasus tindak pidana Penyalahgunaan Narkotika jenis sabu sabu dengan terdakwa seorang oknum anggota Polisi bernama Frengky Chandra Mulia Aritonang, Selasa (13/7). Sebelum ditahan selama 20 hari di Rutan Polres Bandung tempat terdakwa bekerja, terdakwa lebih dulu menjalani test urine. Yang pertama di klinik Polres Bandung dan yang kedua di Rumah Sakit Polri Sartika Asih Bandung. Ternyata, hasil keduanya POSITIF.
