Gayus : 100 Ribu Dollar AS untuk Penyidik

Print

Gayus Halomoan Pertahanan Tambunan, tersangka kasus mafia pajak, mengaku memberikan uang 100 ribu dolar Amerika Serikat (AS) untuk penyidik agar dirinya tidak ditahan. Dari cerita Haposan Hutagalung (pengacara Gayus), uang itu untuk Brigjen Pol. Edmon Ilyas (saat itu menjabat sebagai Direktur II Ekonomi Khusus Bareskrim) dan Kombes Pol. Pambudi Pamungkas (saat itu, Kanit II Pajak dan Asuransi Direktorat II Bareskrim), kata Gayus saat menjadi saksi terdakwa AKP Sri Sumartini, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (3/8).

Versi Lengkap
 

BI : Redenominasi Bukan "Sanering"

Print

Bank Indonesia meluruskan berita simpang siur yang selama ini beredar tentang rencana redenominasi rupiah. Gubernur BI terpilih, Darmin Nasution, mengatakan bahwa redenominasi sama sekali berbeda dengan sanering.

Versi Lengkap
 

DPR Usulkan Bagi-bagi Dana Rp 112 Miliar

Print

Setelah usulan dana aspirasi dan dana desa kandas, kali ini Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kembali menyodorkan proposal program baru untuk membangun “rumah aspirasi”. Kalau disetujui, nantinya tiap anggota akan kebagian jatah Rp 200 juta per tahun. Uang sebanyak itu dianggarkan untuk menyewa kantor di daerah pemilihan masing-masing anggota, menggaji staf dan ongkos operasional selama setahun. Artinya, dikalikan 560 anggota Dewan, seluruh dana yang diperlukan adalah Rp 112 miliar.

Versi Lengkap
 

Bandar Narkoba Asal China Dibekuk

Print

Direktorat Narkoba Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya membekuk bandar narkoba asal China bernama Liang Jiang alias Yohanes Budiman alias Aliang yang menyimpan senjata api beserta amunisi peluru. "Tersangka mengedarkan narkoba di diskotik dan tempat hiburan malam di Jakarta," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) Komisaris Besar Polisi Boy Rafli Amar di Jakarta, Sabtu (31/7).

Versi Lengkap
 

Kisah Pong yang Memanjat "Gedung Kura-Kura"

Print

Pong Harjatmo kembali mendapatkan popularitasnya usai melakukan aksi mencoret atap Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Ada kegeraman yang sangat mendalam di hatinya sampai akhirnya ia memutuskan melakukan aksi tersebut. "Semua, semua dari awal, mulai dari kasus lumpur lapindo, kasus Century, kasus Susno, soal tabung gas meledak, sampai ini soal wakil rakyat yang membolos. Sudah tidak bisa dibiarkan," ucap Pong tegas dalam Obrolan Langsat (Obsat) di Jl Langsat, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (30/7).

Versi Lengkap
 

Kok Bisa, Positif Menggunakan Narkoba Tapi Oleh Hakim Divonis Bebas

Print

Pengadilan Negeri Bale Bandung menggelar Sidang Putusan Kasus tindak pidana Penyalahgunaan Narkotika jenis sabu sabu dengan terdakwa seorang oknum anggota Polisi bernama Frengky Chandra Mulia Aritonang, Selasa (13/7). Sebelum ditahan selama 20 hari di Rutan Polres Bandung tempat terdakwa bekerja, terdakwa lebih dulu menjalani test urine. Yang pertama di klinik Polres Bandung dan yang kedua di Rumah Sakit Polri Sartika Asih Bandung. Ternyata, hasil keduanya POSITIF.

Versi Lengkap
 
Berita Sebelumnya...
Page 4 of 44

LAPO (LAnggam POllung)

Ganyang Mafia Berantas KKN

Kasus mafia hukum di bidang pertanahan di DKI sangat banyak dilaporkan ke Satgas Pembe rantasan Mafia Hukum (PMH),.. demikian dijelaskan oleh Sekretaris Satgas PMH, Denny Indrayana,.! Sungguh sangat memprihantikan,.. ternyata, di Ibukota Negara yang tercinta ini, kasus penyerobotan, perampasan hak atas tanah milik rakyat kecil masih saja terjadi, akibatnya sangat jelas,.. bahwa si pemilik tanah yang jadi korban perampasan pasti semakin kere, miskin dan sengsara, sementara si mafia yang merampas dan bia sanya ber-KKN-ria dengan oknum oknum pejabat tertentu, pastilah hidupnya bertambah kaya apalagi kalau tanah itu dibangun jadi tempat usaha, seperti SPBU,.. Mall dll,.. tentu saja mereka akan menerima pemasukan keuntungan minimal jutaan rupiah setiap hari.!

Dengan adanya penjelasan oleh Sekretaris Satgas PMH itu, tentu saja semua pelapor kepada Satgas tersebut sangat berharap bahwa kasus tanahnya akan segera di proses dan diusut tuntas,.! Artinya,.. si mafia pasti akan disikat habis oleh Satgas yang dibentuk oleh Presiden SBY itu,.! Rakyat kecil yang jadi korban perampasan hak atas tanahnya oleh mafia itu sa ngat yakin bahwa Pak SBY benar benar akan melindungi rakyatnya yang jadi korban mafia,.. Yach mafia yang selama ini sangat merajalela bisa mengatur-atur oknum pejabat untuk melampias kan nafsu keserakahannya, kebuas annya dan kemunafikannya.!!

Rakyat kecil yang telah melaporkan kasus tanahnya ke Satgas PMH itu juga sangat berharap agar kasus tersebut bisa diungkap dengan cepat,.. tepat,.. akurat dengan cara segera melakukan pemblokiran dan memasang garis embarkasi di atas tanah yang dilaporkan itu,.. apalagi sudah ada keputusan Pengadilan atas kasus tanah tersebut,.. karena sangatlah ironis kalau ada putusan pengadilan-pun ikut dikangkangi oleh si mafia dan kroni-kroninya,.! Selamat bertugas bapak Satgas,.. Maju Terus,.. Pantang Mundur,.. Ganyang Mafia Berantas KKN !!! - JLS

MAAF,.. untuk sementara waktu : website kami, Batak Center, tidak aktif,.! dalam-artian tidak bisa menyajikan berbagai berita,.. artikel,.. surat pembaca dll. Kami ma sih dalam tahap pembenah an bagian redaksional - sam pai batas waktu yang belum bisa kami tentukan. -
Demikian Untuk Dapat Di maklumi. Terima Kasih
- Js Leo Siagian. -

KURS RUPIAH

3-Sep-2010 / 15:51 WIB
Kurs Jual Beli
USD 9080.00 8930.00
SGD 6751.50 6616.50
HKD 1169.10 1147.80
AUD 8282.65 8110.65
JPY 108.17 105.36
EUR 11669.80 11449.80
sumber: KlikBCA.com

SURAT PEMBACA

Redaksi menerima surat dari pem baca, baik berupa saran, kritik maupun komentar untuk dimuat di rubrik ini. Pengiriman surat dapat disampaikan melalui email kami : jsleo@batakcenter.com - dengan mencantumkan nama jelas dan nomor  NIK - KTP Pengirim.

Tanda-tanda Keruntuhan ?

Kritikan Pong Harjatmo bukan cuma dituju kan kepada DPR - tetapi untuk seluruh aparatur birokrasi pemerintahan - yang ter bukti/ nyata-nyata bahwa mereka itu benar benar tidak siap menjadi Abdi, Pelayan, Pelindung dan Pengayom masyarakat, tapi justru maunya jadi Tuan Besar atau jadi Raja-raja Kecil di bidang/ wilayah tugas nya,.! Akibatnya,.. Bangsa/ Republik ini kian amburadul,.. bobrok dan munafik,.!
Tidak adanya tertib administrasi,.. buktinya surat-surat yang dikirim warga masyarakat, selalu dicueki,.. dibuang,.. dibikin ke tong sampah, tidak pernah dibalas.! Bahkan didemo pun mereka, dianggap sebagai angin lalu saja.! Korupsi kian merajalela,.. tidak adanya disiplin/ etos kerja,.. Pengang guran kian meningkat,.. Harga-harga makin meroket jauh membumbung tinggi,..
Inilah tanda-tanda keruntuhan.! Keruntuhan mental/ moral oknum pejabat birokrasi tentu saja bisa menjadi penyebab runtuhnya bangsa dan negara ini.! Mental dan moral aparat yang benar-benar Pengabdi cuma ada 20%, tapi 80% sisanya bobrok semua,.. Inilah tanda-tanda BENCANA !!!

Pengirim : Rustam Lubis - (Jakarta)

Mohon Diusut Tuntas !!!

Pak Kapolri Yth,.. Ibu Nurhaida Ht Haean, penjual kopi di Pasar Horas Pematang Siantar (P. Siantar), pada tanggal 28/7/10 pukul 3 sore, tiba-tiba ditangkap Polisi di warungnya dengan tuduhan sebagai pen jual togel - tidak ada barang-barang bukti apapun, langsung ditahan di Polres P. Siantar.
Cerita si polisi, ada orang marga Sihombing, pengedar togel selalu ngopi di warungnya itu ! Ibu yang telah 20 tahun buka warung kopi di situ tidak pernah terkait masalah apapun, dia tidak tahu menahu tentang togel, tapi langsung ditangkap,.. dan tragisnya malah si ibu tersebut mau diperas oleh oknum polisi yang menang kapnya !
Kemarin si ibu disuruh menyediakan duit Rp. 10 Juta supaya dia bisa dikeluarkan, tapi si ibu tidak punya duit ! Eh tadi malah turun jadi Rp. 7 Juta, tapi si ibu memang tidak punya duit,.. dan tidak tahu kenapa dia ditangkap ! Ini sangat memalukan dan sangat mencoreng citra Polri.
Mohon supaya info ini dapat diusut dengan baik dan benar. !!! Terima Kasih

Pengirim : Victor Napit - (P. Siantar - Sumut)

Absensi Anggota Dewan

Anggota DPR yang bolos dipotong gajinya,.?! Setuju banget dong,.!! Besarnya potongan gaji itu pun harus tegas,.. misalnya 1/5 untuk 1x bolos,.. berarti kalau 5x bolos dalam 1 bulan maka dia tidak nerima gaji lagi. Hal itu pun harus diberitakan di koran, radio dan tv supaya mereka kapok alias jera,.!
Anggota DPR yang suka bolos itu,.. tidak punya kemampuan untuk membela kepentingan rakyat, tapi cuma sok-sokan saja jadi anggota DPR,.. Iya,.. Tho,.?!

Pengirim : Rico Sijabat - (Cipinang - Jaktim)

KARIKARTUN