Puluhan aktivis LSM dan aktivis dari Front Mahasiswa Revolusioner (FMR) menggelar unjuk rasa menolak kedatangan Wapres Boediono yang sedang bernostalgia ke SMPN 01 Kota Blitar. Untuk menghindari tekanan petugas keamanan, sekira 50 aktivis menggelar aksinya di lingkungan kampus Unisba yang berjarak sekitar 300 meter dari lokasi Wapres Boediono yang sedang berpidato di SMPN 01 Kota Blitar.
Untuk menghimpun kekuatan massa, sejumlah peserta aksi mendatangi ruang-ruang kampus yang tengah berlangsung pengajaran. "Kami tolak Boediono sebagai agen Neolliberasme di bumi Proklamator," teriak Koordinator Aksi Moh Trianto, Selasa (4/5).

Wakil Presiden (wapres) Boediono hari ini memberikan ceramah di almamaternya di Balai Senat Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Kedatangan Boediono di kampus langsung disambut demo ratusan mahasiswa. Unjuk rasa itu dilakukan anggota Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UGM dan massa Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Yogyakarta. Mereka menggelar aksi di Bundaran UGM dekat pintu masuk kampus, Senin (3/5).
Mafia pajak tidak hanya terjadi di Jakarta dan daerah lain di Pulau Jawa. Seperti kecurigaan Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Mafia Hukum, mafia pajak juga terjadi di Medan. Bahkan, sejumlah kasus mafia perpajakan yang sudah bertahun-tahun dilaporkan ke penegak hukum diduga sengaja diendapkan. Salah satu laporan praktik mafia pajak yang mengendap sejak 2005 kembali ditanyakan Wahyu Kurnia, mantan Kepala Cabang PT AE (bergerak di bidang penjualan produk elektronik), Senin (26/4). Saat itu, Wahyu yang sengaja membawa sejumlah wartawan media cetak dan elektronik, menemui Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Pajak Sumut, Yusri Natar Nasution di ruangan kerjanya, Gedung Kanwil Pajak Jalan Diponegoro.
Guru besar Psikologi Politik Universitas Indonesia Prof Dr Hamdi Muluk mengingatkan elite politik agar tidak mengkhianati kepercayaan publik khususnya dalam kasus Bank Century karena akan sangat berbahaya. "Sekali mengkhianati kepercayaan publik akibatnya sangat berbahaya. Publik bisa mengamuk, peristiwa 98 bisa terjadi lagi," kata Hamdi Muluk pada diskusi "Menebak Arah Skandal Century Pasca Pemeriksaan Boediono-Sri Mulyani" di Jakarta, Minggu (2/5).
Ledakan di Duren Sawit, Jakarta Timur, menunjukkan indikasi kuat jatuhnya meteor. Jika tidak ditemukan lubang sisa-sisa meteor maka meteor diduga sudah pecah saat lepas dari antariksa dan tinggal serpihan ketika menghantam tembok rumah Sudarmodjo. "Meteor tidak menyisakan lubang karena diperkirakan sudah pecah ketika lepas dari antariksa dan bergesekan dengan panas atmosfir. Meteor sudah terpecah dan tinggal serpihan saat menghantam tembok rumah. Serpihan itulah yang dibawa Lapan untuk diteliti," kata Direktur Observatorium Bosscha, Hakim Malasan, kepada detikcom, Sabtu (1/5).
Indonesian Corruption Watch (ICW) akan melaporkan dugaan kepemilikan rekening mencurigakan milik seorang petinggi Polri. ICW mendapatkan data petinggi Polri berpangkat jenderal bintang dua itu memiliki dana Rp 95 Miliar. "Rencananya minggu depan kita akan laporkan ke Satgas Pemberantasan Mafia Hukum," kata Divisi Investigasi ICW, Tama S Langkun saat berbincang di Jakarta, Sabtu (1/5).
