Jadi Tersangka, Awang Farouk Mengadu ke DPR

Print

Awang Faroek Ishak, Gubernur Kalimantan Timur yang menjadi Tersangka kasus korupsi penjualan saham PT Kutai Timur Energi (KTE), mendatangi Komisi Hukum DPR untuk meminta dukungan penyelesaian kasus yang menjeratnya.

Versi Lengkap
 

Polri Laporkan Pembubaran Tim Independen ke Satgas

Print

Kapolri Jenderal Pol. Bambang Hendarso Danuri mengatakan pihaknya akan melaporkan kepada Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Mafia Hukum tentang pembubaran tim independen yang mengusut kasus dugaan mafia hukum dan perpajakan terkait Gayus Tambunan. "Kita buat laporan kepada satgas mafia hukum," kata Kapolri ketika ditemui di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Kamis (22/7).

Versi Lengkap
 

Seleksi KPAI Diduga KKN

Print

Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Anak meminta DPR RI memanggil panitia seleksi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) setelah ada indikasi praktik kolusi dan konspirasi dalam proses seleksi yang mereka lakukan.

Saat jumpa pers di ruang wartawan DPR Jakarta, Kamis (22/7), aktivis perlindungan anak Prof Irwanto menjelaskan bahwa Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Anak menyatakan sikap menolak penetapan hasil seleksi KPAI yang menetapkan 18 nama yang lolos dalam panitia seleksi serta telah diumumkan pada tanggal 8 Juli lalu.

Versi Lengkap
 

Presiden : Montara Harus Tanggung Jawab

Print

Terkait kebocoran kilang Montara di Blok West yang turut mencemari Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan bahwa pihak perusahaan mesti bertanggung jawab atas hal tersebut. Indonesia akan mengajukan klaim kepada perusahaan tersebut seraya menjaga diplomasi dengan Pemerintah Australia dan Pemerintah Thailand. "Perusahaan mesti memberikan sesuatu sebagai bentuk pertanggungjawaban," ujar Presiden ketika membuka sidang kabinet paripurna, Kamis (22/7) di Kantor Presiden, Jakarta.

Versi Lengkap
 

Darmin Ditanyai Kasus Pajak dan Century

Print

Sebagian besar anggota Komisi XI mengajukan berbagai pertanyaan seputar kasus pajak kepada calon Gubernur Bank Indonesia (BI) yang pernah menjabat Direktur Jenderal Pajak, Darmin Nasution. Tak hanya itu, pertanyaan seputar peran Darmin sebagai Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dalam pengucuran dana talangan Bank Century juga jadi pertanyaan favorit. Pada paruh kedua sesi tanya-jawab, pertanyaan terkait perbankan hanya diajukan oleh beberapa anggota.

Versi Lengkap
 

KPK Harapkan Century Segera Ada Kesimpulan

Print

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengharapkan kasus Bank Century segera dapat disimpulkan ada tidaknya kasus tersebut dengan tindak pidana korupsi. "Kami mengharapkan akan ada kesimpulan secepatnya," kata Juru Bicara KPK Johan Budi di Jakarta, Rabu (21/7). Johan mengingatkan, KPK hanya mengurusi tindak pidana korupsi, bukan pidana perbankan atau umum. Ia menuturkan, saat ini KPK mendalami dan mengumpulkan bukti dan keterangan sebelum membuat kesimpulan. "Kita masih belum menyerah. Proses mendalami masih terus dilakukan," katanya.

Versi Lengkap
 
Berita Sebelumnya...
Page 8 of 44

LAPO (LAnggam POllung)

Ganyang Mafia Berantas KKN

Kasus mafia hukum di bidang pertanahan di DKI sangat banyak dilaporkan ke Satgas Pembe rantasan Mafia Hukum (PMH),.. demikian dijelaskan oleh Sekretaris Satgas PMH, Denny Indrayana,.! Sungguh sangat memprihantikan,.. ternyata, di Ibukota Negara yang tercinta ini, kasus penyerobotan, perampasan hak atas tanah milik rakyat kecil masih saja terjadi, akibatnya sangat jelas,.. bahwa si pemilik tanah yang jadi korban perampasan pasti semakin kere, miskin dan sengsara, sementara si mafia yang merampas dan bia sanya ber-KKN-ria dengan oknum oknum pejabat tertentu, pastilah hidupnya bertambah kaya apalagi kalau tanah itu dibangun jadi tempat usaha, seperti SPBU,.. Mall dll,.. tentu saja mereka akan menerima pemasukan keuntungan minimal jutaan rupiah setiap hari.!

Dengan adanya penjelasan oleh Sekretaris Satgas PMH itu, tentu saja semua pelapor kepada Satgas tersebut sangat berharap bahwa kasus tanahnya akan segera di proses dan diusut tuntas,.! Artinya,.. si mafia pasti akan disikat habis oleh Satgas yang dibentuk oleh Presiden SBY itu,.! Rakyat kecil yang jadi korban perampasan hak atas tanahnya oleh mafia itu sa ngat yakin bahwa Pak SBY benar benar akan melindungi rakyatnya yang jadi korban mafia,.. Yach mafia yang selama ini sangat merajalela bisa mengatur-atur oknum pejabat untuk melampias kan nafsu keserakahannya, kebuas annya dan kemunafikannya.!!

Rakyat kecil yang telah melaporkan kasus tanahnya ke Satgas PMH itu juga sangat berharap agar kasus tersebut bisa diungkap dengan cepat,.. tepat,.. akurat dengan cara segera melakukan pemblokiran dan memasang garis embarkasi di atas tanah yang dilaporkan itu,.. apalagi sudah ada keputusan Pengadilan atas kasus tanah tersebut,.. karena sangatlah ironis kalau ada putusan pengadilan-pun ikut dikangkangi oleh si mafia dan kroni-kroninya,.! Selamat bertugas bapak Satgas,.. Maju Terus,.. Pantang Mundur,.. Ganyang Mafia Berantas KKN !!! - JLS

MAAF,.. untuk sementara waktu : website kami, Batak Center, tidak aktif,.! dalam-artian tidak bisa menyajikan berbagai berita,.. artikel,.. surat pembaca dll. Kami ma sih dalam tahap pembenah an bagian redaksional - sam pai batas waktu yang belum bisa kami tentukan. -
Demikian Untuk Dapat Di maklumi. Terima Kasih
- Js Leo Siagian. -

KURS RUPIAH

3-Sep-2010 / 15:51 WIB
Kurs Jual Beli
USD 9080.00 8930.00
SGD 6751.50 6616.50
HKD 1169.10 1147.80
AUD 8282.65 8110.65
JPY 108.17 105.36
EUR 11669.80 11449.80
sumber: KlikBCA.com

SURAT PEMBACA

Redaksi menerima surat dari pem baca, baik berupa saran, kritik maupun komentar untuk dimuat di rubrik ini. Pengiriman surat dapat disampaikan melalui email kami : jsleo@batakcenter.com - dengan mencantumkan nama jelas dan nomor  NIK - KTP Pengirim.

Tanda-tanda Keruntuhan ?

Kritikan Pong Harjatmo bukan cuma dituju kan kepada DPR - tetapi untuk seluruh aparatur birokrasi pemerintahan - yang ter bukti/ nyata-nyata bahwa mereka itu benar benar tidak siap menjadi Abdi, Pelayan, Pelindung dan Pengayom masyarakat, tapi justru maunya jadi Tuan Besar atau jadi Raja-raja Kecil di bidang/ wilayah tugas nya,.! Akibatnya,.. Bangsa/ Republik ini kian amburadul,.. bobrok dan munafik,.!
Tidak adanya tertib administrasi,.. buktinya surat-surat yang dikirim warga masyarakat, selalu dicueki,.. dibuang,.. dibikin ke tong sampah, tidak pernah dibalas.! Bahkan didemo pun mereka, dianggap sebagai angin lalu saja.! Korupsi kian merajalela,.. tidak adanya disiplin/ etos kerja,.. Pengang guran kian meningkat,.. Harga-harga makin meroket jauh membumbung tinggi,..
Inilah tanda-tanda keruntuhan.! Keruntuhan mental/ moral oknum pejabat birokrasi tentu saja bisa menjadi penyebab runtuhnya bangsa dan negara ini.! Mental dan moral aparat yang benar-benar Pengabdi cuma ada 20%, tapi 80% sisanya bobrok semua,.. Inilah tanda-tanda BENCANA !!!

Pengirim : Rustam Lubis - (Jakarta)

Mohon Diusut Tuntas !!!

Pak Kapolri Yth,.. Ibu Nurhaida Ht Haean, penjual kopi di Pasar Horas Pematang Siantar (P. Siantar), pada tanggal 28/7/10 pukul 3 sore, tiba-tiba ditangkap Polisi di warungnya dengan tuduhan sebagai pen jual togel - tidak ada barang-barang bukti apapun, langsung ditahan di Polres P. Siantar.
Cerita si polisi, ada orang marga Sihombing, pengedar togel selalu ngopi di warungnya itu ! Ibu yang telah 20 tahun buka warung kopi di situ tidak pernah terkait masalah apapun, dia tidak tahu menahu tentang togel, tapi langsung ditangkap,.. dan tragisnya malah si ibu tersebut mau diperas oleh oknum polisi yang menang kapnya !
Kemarin si ibu disuruh menyediakan duit Rp. 10 Juta supaya dia bisa dikeluarkan, tapi si ibu tidak punya duit ! Eh tadi malah turun jadi Rp. 7 Juta, tapi si ibu memang tidak punya duit,.. dan tidak tahu kenapa dia ditangkap ! Ini sangat memalukan dan sangat mencoreng citra Polri.
Mohon supaya info ini dapat diusut dengan baik dan benar. !!! Terima Kasih

Pengirim : Victor Napit - (P. Siantar - Sumut)

Absensi Anggota Dewan

Anggota DPR yang bolos dipotong gajinya,.?! Setuju banget dong,.!! Besarnya potongan gaji itu pun harus tegas,.. misalnya 1/5 untuk 1x bolos,.. berarti kalau 5x bolos dalam 1 bulan maka dia tidak nerima gaji lagi. Hal itu pun harus diberitakan di koran, radio dan tv supaya mereka kapok alias jera,.!
Anggota DPR yang suka bolos itu,.. tidak punya kemampuan untuk membela kepentingan rakyat, tapi cuma sok-sokan saja jadi anggota DPR,.. Iya,.. Tho,.?!

Pengirim : Rico Sijabat - (Cipinang - Jaktim)

KARIKARTUN