Kubu Anggodo Tanggapi PK SKPP Bibit-Chandra

Print

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kembali menggelar sidang permohonan Peninjauan Kembali atas ditolaknya Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKPP) dua pimpinan KPK, Bibit S Rianto dan Chandra M Hamzah.

Sidang mengagendakan mendengarkan tanggapan atas memori PK dari kubu Anggodo Widjojo. Pihak tersangka korupsi itu sudah menyiapkan tanggapan setebal 40 halaman yang berisi bantahan atas memori PK yang telah diajukan jaksa. "Kita akan mempermasalahkan kewenangan jaksa yang mengajukan PK, padahal PK kan hak dari terpidana bukan hak dari jaksa," kata pengacara Anggodo, Bonaran Situmeang, Rabu (21/7).

Versi Lengkap
 

Kejaksaan Tahan Bupati Talaud

Print

Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Selasa (20/7), menahan Bupati Talaud, Elly Lasut, tersangka kasus dugaan korupsi Surat Perintah Perjalanan Dinas tahun 2006-2008 di Kabupaten Talaud dengan kerugian negara sekitar Rp 7,767 Miliar. Elly Lasut datang ke Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara (Sulut), sekitar pukul 10.00 wita dan sekitar satu jam kemudian tersangka dibawa ke Rumah Tahanan (Rutan) Malendeng Manado dengan menggunakan kendaraan kepolisian.

Versi Lengkap
 

Ibunda Ido Kecewa Tak Bisa Bertemu SBY

Print

Ibunda balita korban ledakan gas, Ridho Januar alias Ido (4), Susi Hariani, mengaku kecewa tidak bisa menemui Presiden SBY saat mencoba mengadu ke Istana. Susi hanya berharap buah hatinya sembuh dan bisa bersekolah. "Saya kecewa tetapi mungkin memang jalannya seperti ini. Bagi saya yang penting anak saya sembuh. Jadi tidak masalah walaupun tidak ditemui," kata Susi di RSCM, Jl Diponegoro, Jakarta, Selasa (20/7).

Versi Lengkap
 

Anggota DPR Pembolos Masuk Kategori Koruptor, Harus Diungkap ke Publik

Print

Meski periode berganti, anggota DPR tetap saja banyak yang malas rapat. Padahal tindakan mereka yang bolos itu bisa dikategorikan sebagai korupsi. Karena itu mesti diumumkan ke publik siapa saja yang paling sering bolos. "Itu masuk korupsi, karena di situ ada kebohongan publik. Jadi di daftar kehadiran quorum, tapi ternyata di kenyataannya tidak ada," kata Koordinator Divisi Korupsi Politik ICW, Ibrahim Fahmi Badoh, Selasa (20/7). Ketika di kertas absensi ditulis hadir, mereka jelas-jelas mendapat uang rapat. "Padahal yang menandatangani itu sekretaris mereka," imbuhnya.

Versi Lengkap
 

Polri Akan Usut Kasus Ledakan Tabung Gas

Print

Polri akan mengusut kasus ledakan tabung gas yang terus terjadi di beberapa daerah. "Kita akan bertemu Komisi VII di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) hari ini, membahas tentang hal itu," kata Direktur V, Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Brigjen Pol Suhardi Aliyus di Jakarta, Selasa (20/7).

Versi Lengkap
 

Pemerintah Jamin Pasokan Sembako Jelang Lebaran

Print

Pemerintah menjamin cukupnya ketersediaan bahan-bahan pokok menjelang momen Puasa dan Lebaran pada bulan Agustus dan September mendatang. Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengatakan semua asosiasi juga menyatakan kecukupan stok di pasar. "Sampai dengan Juli 2010, beras, gula, minyak goreng, kacang tanah, cabai, bawang merah, daging ayam dan telur ayam cukup," tuturnya di kantor kementerian kemarin (19/7).

Versi Lengkap
 
Berita Sebelumnya...
Page 9 of 44

LAPO (LAnggam POllung)

Ganyang Mafia Berantas KKN

Kasus mafia hukum di bidang pertanahan di DKI sangat banyak dilaporkan ke Satgas Pembe rantasan Mafia Hukum (PMH),.. demikian dijelaskan oleh Sekretaris Satgas PMH, Denny Indrayana,.! Sungguh sangat memprihantikan,.. ternyata, di Ibukota Negara yang tercinta ini, kasus penyerobotan, perampasan hak atas tanah milik rakyat kecil masih saja terjadi, akibatnya sangat jelas,.. bahwa si pemilik tanah yang jadi korban perampasan pasti semakin kere, miskin dan sengsara, sementara si mafia yang merampas dan bia sanya ber-KKN-ria dengan oknum oknum pejabat tertentu, pastilah hidupnya bertambah kaya apalagi kalau tanah itu dibangun jadi tempat usaha, seperti SPBU,.. Mall dll,.. tentu saja mereka akan menerima pemasukan keuntungan minimal jutaan rupiah setiap hari.!

Dengan adanya penjelasan oleh Sekretaris Satgas PMH itu, tentu saja semua pelapor kepada Satgas tersebut sangat berharap bahwa kasus tanahnya akan segera di proses dan diusut tuntas,.! Artinya,.. si mafia pasti akan disikat habis oleh Satgas yang dibentuk oleh Presiden SBY itu,.! Rakyat kecil yang jadi korban perampasan hak atas tanahnya oleh mafia itu sa ngat yakin bahwa Pak SBY benar benar akan melindungi rakyatnya yang jadi korban mafia,.. Yach mafia yang selama ini sangat merajalela bisa mengatur-atur oknum pejabat untuk melampias kan nafsu keserakahannya, kebuas annya dan kemunafikannya.!!

Rakyat kecil yang telah melaporkan kasus tanahnya ke Satgas PMH itu juga sangat berharap agar kasus tersebut bisa diungkap dengan cepat,.. tepat,.. akurat dengan cara segera melakukan pemblokiran dan memasang garis embarkasi di atas tanah yang dilaporkan itu,.. apalagi sudah ada keputusan Pengadilan atas kasus tanah tersebut,.. karena sangatlah ironis kalau ada putusan pengadilan-pun ikut dikangkangi oleh si mafia dan kroni-kroninya,.! Selamat bertugas bapak Satgas,.. Maju Terus,.. Pantang Mundur,.. Ganyang Mafia Berantas KKN !!! - JLS

MAAF,.. untuk sementara waktu : website kami, Batak Center, tidak aktif,.! dalam-artian tidak bisa menyajikan berbagai berita,.. artikel,.. surat pembaca dll. Kami ma sih dalam tahap pembenah an bagian redaksional - sam pai batas waktu yang belum bisa kami tentukan. -
Demikian Untuk Dapat Di maklumi. Terima Kasih
- Js Leo Siagian. -

KURS RUPIAH

3-Sep-2010 / 15:51 WIB
Kurs Jual Beli
USD 9080.00 8930.00
SGD 6751.50 6616.50
HKD 1169.10 1147.80
AUD 8282.65 8110.65
JPY 108.17 105.36
EUR 11669.80 11449.80
sumber: KlikBCA.com

SURAT PEMBACA

Redaksi menerima surat dari pem baca, baik berupa saran, kritik maupun komentar untuk dimuat di rubrik ini. Pengiriman surat dapat disampaikan melalui email kami : jsleo@batakcenter.com - dengan mencantumkan nama jelas dan nomor  NIK - KTP Pengirim.

Tanda-tanda Keruntuhan ?

Kritikan Pong Harjatmo bukan cuma dituju kan kepada DPR - tetapi untuk seluruh aparatur birokrasi pemerintahan - yang ter bukti/ nyata-nyata bahwa mereka itu benar benar tidak siap menjadi Abdi, Pelayan, Pelindung dan Pengayom masyarakat, tapi justru maunya jadi Tuan Besar atau jadi Raja-raja Kecil di bidang/ wilayah tugas nya,.! Akibatnya,.. Bangsa/ Republik ini kian amburadul,.. bobrok dan munafik,.!
Tidak adanya tertib administrasi,.. buktinya surat-surat yang dikirim warga masyarakat, selalu dicueki,.. dibuang,.. dibikin ke tong sampah, tidak pernah dibalas.! Bahkan didemo pun mereka, dianggap sebagai angin lalu saja.! Korupsi kian merajalela,.. tidak adanya disiplin/ etos kerja,.. Pengang guran kian meningkat,.. Harga-harga makin meroket jauh membumbung tinggi,..
Inilah tanda-tanda keruntuhan.! Keruntuhan mental/ moral oknum pejabat birokrasi tentu saja bisa menjadi penyebab runtuhnya bangsa dan negara ini.! Mental dan moral aparat yang benar-benar Pengabdi cuma ada 20%, tapi 80% sisanya bobrok semua,.. Inilah tanda-tanda BENCANA !!!

Pengirim : Rustam Lubis - (Jakarta)

Mohon Diusut Tuntas !!!

Pak Kapolri Yth,.. Ibu Nurhaida Ht Haean, penjual kopi di Pasar Horas Pematang Siantar (P. Siantar), pada tanggal 28/7/10 pukul 3 sore, tiba-tiba ditangkap Polisi di warungnya dengan tuduhan sebagai pen jual togel - tidak ada barang-barang bukti apapun, langsung ditahan di Polres P. Siantar.
Cerita si polisi, ada orang marga Sihombing, pengedar togel selalu ngopi di warungnya itu ! Ibu yang telah 20 tahun buka warung kopi di situ tidak pernah terkait masalah apapun, dia tidak tahu menahu tentang togel, tapi langsung ditangkap,.. dan tragisnya malah si ibu tersebut mau diperas oleh oknum polisi yang menang kapnya !
Kemarin si ibu disuruh menyediakan duit Rp. 10 Juta supaya dia bisa dikeluarkan, tapi si ibu tidak punya duit ! Eh tadi malah turun jadi Rp. 7 Juta, tapi si ibu memang tidak punya duit,.. dan tidak tahu kenapa dia ditangkap ! Ini sangat memalukan dan sangat mencoreng citra Polri.
Mohon supaya info ini dapat diusut dengan baik dan benar. !!! Terima Kasih

Pengirim : Victor Napit - (P. Siantar - Sumut)

Absensi Anggota Dewan

Anggota DPR yang bolos dipotong gajinya,.?! Setuju banget dong,.!! Besarnya potongan gaji itu pun harus tegas,.. misalnya 1/5 untuk 1x bolos,.. berarti kalau 5x bolos dalam 1 bulan maka dia tidak nerima gaji lagi. Hal itu pun harus diberitakan di koran, radio dan tv supaya mereka kapok alias jera,.!
Anggota DPR yang suka bolos itu,.. tidak punya kemampuan untuk membela kepentingan rakyat, tapi cuma sok-sokan saja jadi anggota DPR,.. Iya,.. Tho,.?!

Pengirim : Rico Sijabat - (Cipinang - Jaktim)

KARIKARTUN