Leo Siagian : Berdasarkan Berbagai Bukti, Lahan yang Dibangun SPBU Jl. Tanah Abang I, adalah Milik Weeflaar

Print

Kepemilikan  tanah oleh PT Hopar Propertindo yang kini sudah dibangun SPBU dan dikelola oleh PT Panca Unggul Cemerlang, seluas sekitar 4.870 M2 di Jl. Tanah Abang I No 23 (Taman Petojo), Jakarta Pusat, diduga terindikasi melanggar hukum dan berbau KKN. Berdasarkan bukti-bukti yang ada, kepemilikan tanah di daerah "elit" ibukota tersebut sebenarnya ada pada Drs MD Weeflaar.

Versi Lengkap
 

Tak ada di Istana, Di Mana Kapolri?

Print

Mabes Polri hari ini menunda serah terima jabatan lima Pejabat Utama Mabes Polri hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Mabes Polri menegaskan acara batal karena Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri rapat dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Versi Lengkap
 

Rekaman Ari-Ade Tak Ada, Anggodo Bisa Tuntut Kapolri

Print

Rekaman percakapan antara Ari Muladi dan Ade Rahardja tidak ada, yang ada hanya kontak telepon dalam bentuk call data record (CDR). Anggodo Widjojo bisa menuntut Kapolri yang sebelumnya menyatakan rekaman itu ada. "Perintah hakim kan mencari bukti yang ada. Artinya, hakim di sini meluluskan permintaaan dari pengacara. Tapi kalau memang buktinya ya, mau apa kita. Kalau polisi menyatakan tidak ada ya, tidak ada," ujar Ketua Mahkamah Agung Harifin A Tumpa ketika ditanya tentang CDR Ari-Ade.

Versi Lengkap
 

Kasus Tanah, Peringkat Pertama Pengaduan ke Satgas Mafia Hukum

Print

Tim Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Mafia Hukum yang dibentuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, sampai 16 Juni 2010 telah menerima 2.168 kasus pengaduan pelanggaran hukum. Menurut Sekretaris Satgas Pemberantasan Mafia Hukum Denny Indrayana, Rabu (16/6) dari jumlah pengaduran dari masyarakat tersebut, sekitar 50 persen diantaranya telah dikaji dan akan ditindaklanjuti.

Versi Lengkap
 

Kubu Anggodo Curiga Rekaman Dihilangkan

Print

Tim kuasa hukum Anggodo Widjojo melakukan aksi walk out dari sidang karena Pengadilan Tipikor tidak mampu menghadirkan rekaman pembicaraan antara Ary Muladi dan Ade Raharja. OC Kaligis, selaku kuasa hukum Anggodo, mengaku curiga rekaman itu dihilangkan. "Ada kemungkinan-kemungkinan, rekaman itu ada, tapi dihilangkan. Ini bukan salah jaksa atau polisi, tapi eksekutor KPK," kata OC Kaligis seusai sidang dengan agenda pembacaan BAP Anggodo Widjojo di Pengadilan Tipikor, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Selasa (10/8).

Versi Lengkap
 

Ba'asyir Ditangkap di Depan Polres

Print

Penangkapan terhadap Amir Jamaah Anshorut Tauhid Abu Bakar Ba'asyir ternyata dilakukan dalam sebuah operasi pekat yang digelar persis di depan markas Kepolisian Resor Kota Banjar, Jawa Barat, Senin (9/8) pagi.

Menurut Kepala Polresta Banjar Ajun Komisaris Besar Tedi Hermansyah, pagi tadi, pihaknya memang menggelar operasi pekat yang sudah rutin dilakukan. Saat itulah dia mendapat informasi dari Densus 88 tentang Ba'asyir yang sedang dalam perjalanan menuju Jawa Tengah.

Versi Lengkap
 
Berita Sebelumnya...
Page 2 of 44

LAPO (LAnggam POllung)

Ganyang Mafia Berantas KKN

Kasus mafia hukum di bidang pertanahan di DKI sangat banyak dilaporkan ke Satgas Pembe rantasan Mafia Hukum (PMH),.. demikian dijelaskan oleh Sekretaris Satgas PMH, Denny Indrayana,.! Sungguh sangat memprihantikan,.. ternyata, di Ibukota Negara yang tercinta ini, kasus penyerobotan, perampasan hak atas tanah milik rakyat kecil masih saja terjadi, akibatnya sangat jelas,.. bahwa si pemilik tanah yang jadi korban perampasan pasti semakin kere, miskin dan sengsara, sementara si mafia yang merampas dan bia sanya ber-KKN-ria dengan oknum oknum pejabat tertentu, pastilah hidupnya bertambah kaya apalagi kalau tanah itu dibangun jadi tempat usaha, seperti SPBU,.. Mall dll,.. tentu saja mereka akan menerima pemasukan keuntungan minimal jutaan rupiah setiap hari.!

Dengan adanya penjelasan oleh Sekretaris Satgas PMH itu, tentu saja semua pelapor kepada Satgas tersebut sangat berharap bahwa kasus tanahnya akan segera di proses dan diusut tuntas,.! Artinya,.. si mafia pasti akan disikat habis oleh Satgas yang dibentuk oleh Presiden SBY itu,.! Rakyat kecil yang jadi korban perampasan hak atas tanahnya oleh mafia itu sa ngat yakin bahwa Pak SBY benar benar akan melindungi rakyatnya yang jadi korban mafia,.. Yach mafia yang selama ini sangat merajalela bisa mengatur-atur oknum pejabat untuk melampias kan nafsu keserakahannya, kebuas annya dan kemunafikannya.!!

Rakyat kecil yang telah melaporkan kasus tanahnya ke Satgas PMH itu juga sangat berharap agar kasus tersebut bisa diungkap dengan cepat,.. tepat,.. akurat dengan cara segera melakukan pemblokiran dan memasang garis embarkasi di atas tanah yang dilaporkan itu,.. apalagi sudah ada keputusan Pengadilan atas kasus tanah tersebut,.. karena sangatlah ironis kalau ada putusan pengadilan-pun ikut dikangkangi oleh si mafia dan kroni-kroninya,.! Selamat bertugas bapak Satgas,.. Maju Terus,.. Pantang Mundur,.. Ganyang Mafia Berantas KKN !!! - JLS

MAAF,.. untuk sementara waktu : website kami, Batak Center, tidak aktif,.! dalam-artian tidak bisa menyajikan berbagai berita,.. artikel,.. surat pembaca dll. Kami ma sih dalam tahap pembenah an bagian redaksional - sam pai batas waktu yang belum bisa kami tentukan. -
Demikian Untuk Dapat Di maklumi. Terima Kasih
- Js Leo Siagian. -

KURS RUPIAH

3-Sep-2010 / 15:51 WIB
Kurs Jual Beli
USD 9080.00 8930.00
SGD 6751.50 6616.50
HKD 1169.10 1147.80
AUD 8282.65 8110.65
JPY 108.17 105.36
EUR 11669.80 11449.80
sumber: KlikBCA.com

SURAT PEMBACA

Redaksi menerima surat dari pem baca, baik berupa saran, kritik maupun komentar untuk dimuat di rubrik ini. Pengiriman surat dapat disampaikan melalui email kami : jsleo@batakcenter.com - dengan mencantumkan nama jelas dan nomor  NIK - KTP Pengirim.

Tanda-tanda Keruntuhan ?

Kritikan Pong Harjatmo bukan cuma dituju kan kepada DPR - tetapi untuk seluruh aparatur birokrasi pemerintahan - yang ter bukti/ nyata-nyata bahwa mereka itu benar benar tidak siap menjadi Abdi, Pelayan, Pelindung dan Pengayom masyarakat, tapi justru maunya jadi Tuan Besar atau jadi Raja-raja Kecil di bidang/ wilayah tugas nya,.! Akibatnya,.. Bangsa/ Republik ini kian amburadul,.. bobrok dan munafik,.!
Tidak adanya tertib administrasi,.. buktinya surat-surat yang dikirim warga masyarakat, selalu dicueki,.. dibuang,.. dibikin ke tong sampah, tidak pernah dibalas.! Bahkan didemo pun mereka, dianggap sebagai angin lalu saja.! Korupsi kian merajalela,.. tidak adanya disiplin/ etos kerja,.. Pengang guran kian meningkat,.. Harga-harga makin meroket jauh membumbung tinggi,..
Inilah tanda-tanda keruntuhan.! Keruntuhan mental/ moral oknum pejabat birokrasi tentu saja bisa menjadi penyebab runtuhnya bangsa dan negara ini.! Mental dan moral aparat yang benar-benar Pengabdi cuma ada 20%, tapi 80% sisanya bobrok semua,.. Inilah tanda-tanda BENCANA !!!

Pengirim : Rustam Lubis - (Jakarta)

Mohon Diusut Tuntas !!!

Pak Kapolri Yth,.. Ibu Nurhaida Ht Haean, penjual kopi di Pasar Horas Pematang Siantar (P. Siantar), pada tanggal 28/7/10 pukul 3 sore, tiba-tiba ditangkap Polisi di warungnya dengan tuduhan sebagai pen jual togel - tidak ada barang-barang bukti apapun, langsung ditahan di Polres P. Siantar.
Cerita si polisi, ada orang marga Sihombing, pengedar togel selalu ngopi di warungnya itu ! Ibu yang telah 20 tahun buka warung kopi di situ tidak pernah terkait masalah apapun, dia tidak tahu menahu tentang togel, tapi langsung ditangkap,.. dan tragisnya malah si ibu tersebut mau diperas oleh oknum polisi yang menang kapnya !
Kemarin si ibu disuruh menyediakan duit Rp. 10 Juta supaya dia bisa dikeluarkan, tapi si ibu tidak punya duit ! Eh tadi malah turun jadi Rp. 7 Juta, tapi si ibu memang tidak punya duit,.. dan tidak tahu kenapa dia ditangkap ! Ini sangat memalukan dan sangat mencoreng citra Polri.
Mohon supaya info ini dapat diusut dengan baik dan benar. !!! Terima Kasih

Pengirim : Victor Napit - (P. Siantar - Sumut)

Absensi Anggota Dewan

Anggota DPR yang bolos dipotong gajinya,.?! Setuju banget dong,.!! Besarnya potongan gaji itu pun harus tegas,.. misalnya 1/5 untuk 1x bolos,.. berarti kalau 5x bolos dalam 1 bulan maka dia tidak nerima gaji lagi. Hal itu pun harus diberitakan di koran, radio dan tv supaya mereka kapok alias jera,.!
Anggota DPR yang suka bolos itu,.. tidak punya kemampuan untuk membela kepentingan rakyat, tapi cuma sok-sokan saja jadi anggota DPR,.. Iya,.. Tho,.?!

Pengirim : Rico Sijabat - (Cipinang - Jaktim)

KARIKARTUN