Kepemilikan tanah oleh PT Hopar Propertindo yang kini sudah dibangun SPBU dan dikelola oleh PT Panca Unggul Cemerlang, seluas sekitar 4.870 M2 di Jl. Tanah Abang I No 23 (Taman Petojo), Jakarta Pusat, diduga terindikasi melanggar hukum dan berbau KKN. Berdasarkan bukti-bukti yang ada, kepemilikan tanah di daerah "elit" ibukota tersebut sebenarnya ada pada Drs MD Weeflaar.
|
|
|
Berita Sebelumnya...
|
|
| Page 2 of 44 |

Mabes Polri hari ini menunda serah terima jabatan lima Pejabat Utama Mabes Polri hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Mabes Polri menegaskan acara batal karena Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri rapat dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Rekaman percakapan antara Ari Muladi dan Ade Rahardja tidak ada, yang ada hanya kontak telepon dalam bentuk call data record (CDR). Anggodo Widjojo bisa menuntut Kapolri yang sebelumnya menyatakan rekaman itu ada. "Perintah hakim kan mencari bukti yang ada. Artinya, hakim di sini meluluskan permintaaan dari pengacara. Tapi kalau memang buktinya ya, mau apa kita. Kalau polisi menyatakan tidak ada ya, tidak ada," ujar Ketua Mahkamah Agung Harifin A Tumpa ketika ditanya tentang CDR Ari-Ade.
Tim Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Mafia Hukum yang dibentuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, sampai 16 Juni 2010 telah menerima 2.168 kasus pengaduan pelanggaran hukum. Menurut Sekretaris Satgas Pemberantasan Mafia Hukum Denny Indrayana, Rabu (16/6) dari jumlah pengaduran dari masyarakat tersebut, sekitar 50 persen diantaranya telah dikaji dan akan ditindaklanjuti.
Tim kuasa hukum Anggodo Widjojo melakukan aksi walk out dari sidang karena Pengadilan Tipikor tidak mampu menghadirkan rekaman pembicaraan antara Ary Muladi dan Ade Raharja. OC Kaligis, selaku kuasa hukum Anggodo, mengaku curiga rekaman itu dihilangkan. "Ada kemungkinan-kemungkinan, rekaman itu ada, tapi dihilangkan. Ini bukan salah jaksa atau polisi, tapi eksekutor KPK," kata OC Kaligis seusai sidang dengan agenda pembacaan BAP Anggodo Widjojo di Pengadilan Tipikor, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Selasa (10/8).
Penangkapan terhadap Amir Jamaah Anshorut Tauhid Abu Bakar Ba'asyir ternyata dilakukan dalam sebuah operasi pekat yang digelar persis di depan markas Kepolisian Resor Kota Banjar, Jawa Barat, Senin (9/8) pagi.
